Admin Suwara Timur November 22, 2017

Piru,Suwaratimur.com  – Perhelatan akbar  Pesparawi  X  tingkat provinsi Maluku   yang berlangsung di Piru Kabupaten SBB, hendak dijadikan sebagai wujud solidaritas antar   umat beragama  di bumi  raja-raja.Kata Gubernur Maluku Said Assegaf  saat membuka acara tersebut Minggu (19/11/2017).

Penyelenggaraan Pesparawi di Kabupaten Seram Bagian Barat telah di catat dalam sejarah  beradaban keagamaan yang lestari dan luhur untuk perdamaian Maluku dan Indonesia.dukungan basudara muslim dari persiapan hingga pelaksanaan pesparawi adalah gambaran kerukunan itu.

Kerukunan bukan hal baru bagi masyarakat Maluku karena sudah tercermin dalam konsep pela gandong,ngalur ngarbal,ain ni ain ,kalwedo,tiga batu tungku dan family yang tercermin dalam ungkapan ale rasa bt rasa,potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng di bagi 2.

Pelaksanaan pesparawi merupakan berkah yang luar biasa bagi Maluku sebab melaluinya kontruktif membangun dinamika  hidup,toleransi dan komunikasi kian terbuka,transparan antara kelompok masyarakat dan antara umat beragama.

Di jelaskan pelaksanaan Pesparawi di Kabupaten SBB merupakan suatu kembagaan masyarakat Maluku dan sekaligus menjelaskan bagi Indonesia mengenai hati orang Maluku yang sesungguhnya,melainkan juga mendemostrasikan dengan jujur dan tulus kepada dunia tentang sekuruh situasi hidup orang basudara yangb terlahir secara luhur dan abadi.

.Pesparawi tidak sekedar ajang lomba tapi soal padu serasi dalam kebersamaan,kebersamaan dalam gerak tentang “Ale dan Beta” juga tentang “Dia dan Mereka”agenda ini membuktikan bahwa kita tidak terbuai dalam agenda besar tetapi kita melakoni secara bersama dalam sejaarah kedidupan ini dalam kasih setia Tuhan.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Bimas Kristen kementrian Agama Thomas Penturi  mengatakan Penampilan terbaik dari semua kontingen , semakin berkualitas , kiranya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang  bagi umat Kristen  untuk memuliakan Tuhan.

Pesparawi  ini dapat dijadikan sebagai tempat berlatih  yang harmoni  dan sangat majemuk dan mentarsikan hidup rukun dan damai , karena semua ciptaan satu dimata tuhan

“Untuk itu Saya  berharap agar melalui kegiatan ini,mari kita jadikan  pesparawi sebagai ajang untuk edukasi  dan menjujung tinggi nilai sportivitas ,karena kemenangan bukan tujuan akhir tetapi bagaimana hironi kita untuk mwemuliakan Tuhan,”Pintanya.

sementara itu Bupati SBB Muh Yasin Payapo menjelaskan pesparawi adalah identitas diri dan gudang dari orang-orang yang gemar bernyanyi,dengan potensi ini saya mengharapkan berimplikasi humanis dan sosialis kutural yang mampu menembus tembok-tembok modernisasi bahkan rasionalitas

Dikatakan pesparawi X Maluku yang di selenggarakan di kabupaten SBB dapat ,memberikan harapan semoga hasil yang diperoleh akan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan  kabupaten SBB pada khususnya dan Maluku pada umumnya,”Pintanya.(ST01)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*