admin November 4, 2017

Harga berbagai jenis sayuran yang ditawarkan para pedagang di sejumlah pasar tradisional Kota Ambon, Maluku, hingga kini masih normal.

Di lokasi pasar Mardika dan Batumerah, Sabtu, para pedagang menawarkan harga sayur produksi petani lokal seperti sawi, kangkung, bayam merah maupun bayam putih, kacang panjang, daun melinjo, dan daun singkong rata-rata Rp5.000/ikat.

Labu siam Rp5.000/buah, tomat Rp10.000/kg, pare Rp10.000/tiga buah, mentimun Rp10.000/empat buah, buncis Rp20.000/kg.

“Sayur produksi petani lokal masih murah akibat dari stok cukup banyak, bahkan ada beberapa jenis harga turun seperti kacang panjang yang biasanya berkisar antara Rp7.000/ikat hingga Rp10.000 kini masih tetap bertahan dengan harga Rp5.000/ikat , kemudian terong Rp7.000/ikat (lima buah),” kata Rita.

Ia mengatakan pedagang seperti dirinya harus pandai berjualan agar jualan bisa terjual, apalagi kalau sayur lokal yang setiap hari masuk pasokannya.

Sedangkan, jenis sayuran lahan kering yang selama ini dipasok dari luar daerah masih tetap normal seperti kol, kentang masing-masing Rp15.000/Kg, wortel dipatok dua macam harga bervariasi Rp30.000 hingga Rp35.000/kg, dan boncis dipatok Rp20.000/kg.

Abu pedagang pasar Batu merah yang ditemui mengatakan, sayur lokal cukup banyak apalagi sayur sawi dan bayam belakangan ini cukup banyak karena pemasokan dari petani terutama kelompok tani di desa Waiheru cukup lancar, harga yang dipatok juga cukup murah.

“Memang ada juga pasokan dari desa-desa lain yang biasanya dibawa oleh ibu-ibu yang selalu berjualan di pasar (Ibu-ibu papalele), hanya saja dalam jumlah yang kecil,” ujarnya.

Sedangkan untuk kacang-kacangan seperti kacang tanah kupas Rp30.000/kg, kacang hijau Rp21.000/kg.

Untuk jenis bumbu seperti bawang merah maupun bawang masih bertahan dengan harga bervariasi Rp26.000 hingga Rp27.000/Kg, cabai rawit Rp35.000 hingga Rp38.000/kg, dan cabai keriting Rp30.000/kg.(antara)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*